Beautiful like an orchid, graceful like a rolling wave. heartbeat, breathe, human nature. Crazy but still classy. Red and 13♥
(via MOST NOTED POSTS)
Kamu terus menekuni buku fisikamu sembari mengayunkan lembut pensilmu. Entah mengapa, mimik wajah seriusmu tampak mengagumkan dimataku. Di ruang tunggu kami duduk berjarak, matamu terus sibuk memperhatikan rumus-rumus fisika itu sedangkan aku, menekuni buku seni rupaku dan terkadang melirik ke arahmu. Ada yang menarik dari seorang pria yang sibuk dengan buku fisikanya.
Hati yang beku kemarin rasanya mencair seketika, luka yang menganga bekas goresan dalam beberapa orang yang berlalu-lalang mengering sekejap, sesosok pria diujung sana sangat menakjubkan dengan buku fisikanya. Lucu kedengarannya, saya masih terlalu kecil untuk menafsirkan perasaan ini, perasaan yang terus bergetar ketika hadirnya kamu. Dan saya masih terlalu kecil untuk mengetahui kamu benar menunggu perempuan di sebelah saya dan bukan saya…
Saya, seseorang yang dapat ditemukan kehadirannya sampai sore di ruang tunggu, menunggu, menunggu kamu.
Saya, seseorang yang dapat dijadikan teman bercakap sampai sore di ruang tunggu, bercakap, bercakap dengan kamu.
Saya, seseorang yang dapat ditanyakan apa saja sampai sore di ruang tunggu, meskipun kamu bertanya bukan soal saya, tapi soal perempuan di samping saya yang menarik perhatian kamu.
Saya, perempuan berkacamata di ruang tunggu yang sangat tahu soal kamu.
Saya, perempuan berkacamata di ruang tunggu yang mendengar cerita sepanjang sore yang terlontar dari bibir kamu.
Saya, perempuan berkacamata di ruang tunggu yang menyimpan rasa pada kamu.
Dan kamu, seseorang dengan buku fisika yang sibuk bertanya, bercerita, dan menunggu, perempuan disamping saya, bukan saya.
Ada yang masih tulus melayani pertanyaanmu soal perempuan yang menarik perhatianmu itu walaupun dia menyimpan rasa padamu? ada, disini, disamping-mu, kenapa tak kamu tengok hatinya?
Aku, yang bersabar menjawab pertanyaanmu tentang perempuan yang telah menarik perhatianmu walaupun aku menyimpan rasa untukmu dalam sunyi, dan aku pikir kamu tak perlu tahu. Jadi, teruslah kejar perempuan disampingku, aku disini tetap menyimpan rasa untukmu dalam sunyi dan ku pikir, kamu tak mau tahu. :-)
(Source: pomfound, via pinkmeetspurple)
2011 + 2013
(Source: theothersideofthedoor, via speaknow-fearless-red)
and right there where we stood was holy ground.
(via speaknow-fearless-red)
‘cause all I know is we said “hello”, and your eyes look like coming home. all I know is a simple name. everything has changed
(Source: swifttcriss, via speaknow-fearless-red)